Puskesmas Cigeureung beralamatkan di Jalan Cigeureung no. 112 Kecamatan Cipedes. Kode Pos Puskesmas P3278080202 Kota Tasikmalaya, Telp. 0265-328527.
Dinas
Kesehatan Pemerintah Kota Tasikmalaya beralamatkan di
Jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya 46151 Telp.(0265) 342437 Fax. 342438.
Jalan Ir. H. Djuanda Kota Tasikmalaya 46151 Telp.(0265) 342437 Fax. 342438.
a.
Wilayah Kerja
Puskesmas
1)
Keadaan Geografis
Secara geografis wilayah Puskesmas Cigeureung merupakan
daratan rendah, ketinggian daerah adalah 195 meter diatas permukaan laut,
diapit oleh dua sungai yaitu sungai Citandui dan sungai Ciloseh, dengan luas
wilayah 527.054 Ha, terdiri dari :
a)
Tanah Pesawahan : 292.054 Ha (51 %)
b)
Tanah Perladangan : 51.593 Ha (9 %)
c)
Tanah Perumahan dan
lainnya : 229.061 Ha (40 %)
Wilayah
kerja Puskesmas Cigeureung terdiri dari 2 Kelurahan swasembada yaitu Kelurahan
Nagarasari dan Kelurahan Sukamanah, telah dilalui kendaraan roda dua dan roda
empat sepanjang 35 Km.
Batas
wilayah kerja Puskesmas Cigeureung
a) Sebelah Utara :
Kecamatan Indihiang dan sungai Citanduy yang berseberangan dengan Kecamatan
Sindang kasih (Kabupaten Ciamis).
b) Sebelah Barat :
Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes dan Kelurahan Parakanyasag, Kecamatan
Indihiang.
c) Sebelah Timur :
Kecamatan Cibeureum
d) Sebelah Selatan :
Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes dan Kelurahan Lengkongsari, Kecamatan
Tawang.
Wilayah
kerja Puskesmas Cigeureung termasuk kedalam wilayah Kecamatan Cipedes kota
Tasikmalaya dengan jarak ibukota Kecamatan ke pusat sejauh 7 Km.
2)
Keadaan Demografis
Jumlah
penduduk Puskesmas Cigeureung tahun 2011 sebanyak 37.728 orang, terdiri dari
laki-laki 19.072 orang dan perempuan sebanyak 18.656 orang.
3)
Transportasi dan
Komunikasi
Sarana jalan
di wilayah Puskesmas Cigeureung dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda
empat. Sarana komunikasi dirasakan cukup memadai.
b.
Sumber Daya Manusia
Puskesmas
1)
Tenaga
Jumlah Tenaga
Kesehatan di Puskesmas Cigeureung tahun 2008 adalah sebagai berikut :
Tabel 3.1
Jumlah Tenaga Kesehatan
No
|
Jenis Ketenagaan
|
|
|||||
1
|
Dokter
A.
Umum
B.
Gigi
|
2
1
|
-
-
|
||||
2
|
Sarjana Kesehatan Masyarakat
|
-
|
-
|
||||
3
|
Paramedis Keperawatan
A.
D III Keperawatan
B.
SPK
C.
D III Kebidanan
D.
D III Kep. Gigi
E.
SPRG
|
7
4
5
1
1
|
-
-
8
-
-
-
|
||||
4
|
Paramedis Non Keperawatan
|
0
|
-
|
||||
5
|
Pembantu Paramedis
|
-
|
-
|
||||
6
|
Non Paramedis (TU)
|
2
|
-
|
||||
Tenaga Non
Kesehatan yang terdapat di Puskesmas Cigeureung adalah :
Tabel 3.2
Jumlah Tenaga Non Kesehatan
No
|
Jenis Ketenagaan
|
Jumlah
|
1
|
Dukun Bayi Terlatih
|
4
|
2
|
Kader Kesehatan
|
159
|
2) Sarana
Prasarana
a)
Sarana Puskesmas
yaitu :
Puskesmas
Induk : 1 Buah
Puskesmas
Pembantu : 1 Buah
b) Sarana/fasilitas kesehatan lain
Dalam
meningkatkan pelayanan kepada masyarakat telah dikembangkan suatu pendekatan di
tingkat Kelurahan melalui Posyandu
sebagai wadah peran serta masyarakat yang di bina oleh Puskesmas, adapun jumlah
Posyandu di wilayah Puskesmas Cigeureung sebanyak 43 buah.
c.
Visi, Misi, Tujuan
dan Kebijakan Mutu Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.
1)
Visi Puskesmas

Gambar 3.2 :UPTD Puskesmas Cigeureung
Terwujudnya UPTD Puskesmas Cigeureung yang “BERSAHABAT” (Bersih, Sehat, Harmonis
dan Berkualitas) menuju Tasikmalaya Sehat 2013.
a) Bersih :
Memiliki lingkungan Puskesmas yang bersih secara fisik maupun managemen sebagai
modal memotivasi masyarakat untuk hidup bersih.
b) Sehat :
Sehat jasmani dan rohani dalam diri petugas sebagai dasar menuju kinerja yang
optimal dan terpadu untuk mewujudkan mutu pelayanan kesehatan prima.
c) Harmonis :
Terciptanya suasana kerja intern Puskesmas dan hubungannya dengan instansi
terkait yang harmonis dan saling menunjang.
d) Berkualitas :
Meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan sumber daya manusia secara efektif
untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas meliputi usaha Promotif,
Preventif, Kuratif dan Rehabilitatif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dan petugas kesehatan.
2)
Misi Puskesmas
Misi dari
Puskesmas Cigeureung terdiri dari :
a)
Meningkatkan mutu
pelayanan kesehatan secara profesional
b)
Meningkatkan
kemampuan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.
c)
Meningkatkan
kemitraan internal dan eksternal dalam mengembangkan perilaku hidup sehat.
3)
Kebijakan
a)
Peningkatan
manajemen puskesmas
b)
Peningkatan sumber
daya kesehatan
c)
Peningkatan upaya
kesehatan
d)
Peningkatan
perilaku, kemandirian masyarakat dam kemitraan swasta.
e)
Peningkatan
perlindungan kesehatan masyarakat terhadap penggunaan sediaan farmasi makanan
dan alat kesehatan yang tidak absah/ilegal
f)
Pemantapan
kerjasama lintas sektoral.
4)
Strategi
a)
Profesionalisme
b)
Peningkatan standar
mutu pelayanan
c)
Standarisasi alat
kesehatan
d)
Pembangunan
kesehatan berbasis masyarakat.
